736 Personel Satgas Gabungan TNI, Polri Siap Amankan Natal Dan Tahun Baru
BATAM – Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K., M.H menggelar Rapat Koordinasi Operasi Lilin Seligi 2019 di lantai III Polresta Barelang. Rapat koordinasi... 736 Personel Satgas Gabungan TNI, Polri Siap Amankan Natal Dan Tahun Baru

BATAM – Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K., M.H menggelar Rapat Koordinasi Operasi Lilin Seligi 2019 di lantai III Polresta Barelang. Rapat koordinasi ini digelar untuk kesiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, Selasa (17/12/2019).

Dalam rapat tersebut, Prasetyo membentuk tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub Kota Batam dan, Instansi terkait lainnya. Semua stakeholder hadir serta memberikan dukungan untuk pelaksanaan kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru ini.

“Satu hal yang cukup membanggakan, semua instasi memberikan dukungan terkait kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Dan mereka siap melibatkan personel dan sarana-sarana yang mereka miliki,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi.

Hasil rapat, terbentuk Satuan Petugas (Satgas) pengamanan Natal dan Tahun Baru dengan jumlah 736 personel. Dimana, tim gabungan itu terdiri dari 488 personil anggota Polri, 80 personel TNI, 168 orang dari instansi terkait. “Mudah-mudahan Satgas pengamanan Natal dan Tahun Baru ini dapat berfungsi optimal dalam memberikan respon terhadap keluhan masyarakat,” harapnya.

Personil gabungan ini nantinya akan ditempatkan di tiga pos pelayanan, tiga pos pengamanan, dua pos terpadu dan, dua pos bergerak. Pos pelayanan akan ditempatkan di lokasi pemberangkatan dan tempat wisata. Seperti pelabuhan, bandara dan, beberapa tempat yang dijadikan setral pelayanan peringatan tahun baru 2020. Begitu juga di tempat ibadah berupa gereja.

“Untuk gereja yang melakukan ibadah ada 223 gereja. 42 gereja menjadi prioritas pengamanan. Pengamanan di setiap gereja akan dilihat polanya. Seperti menempatkan personil atau pengamanan tetap dan patroli. Sedangan untuk tempat wisata akan melakukan pengamanan di 67 tempat wisata,” katanya lagi.

Untuk peringatan tahun baru, Prasetyo mengajak masyarakat agar tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan diri serta keluarganya. “Operasi ini akan digelar selama 10 hari, mulai 23 Desember sampai tanggal 1 Januari. Namun kita tetap menyiagakan personil sampai tanggal 2 Januari nantinya,” sebutnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mudik dapat berkoordinasi dengan perangkat RT dan RW setempat, sehingga rumah yang ditinggalkan dapat dijaga bersama oleh warga, dan anggota Polri.

“Begitu juga untuk masyarakat yang melakukan ibadah dalam peringatan Natal dan Tahun Baru, agar tidak mebawa barang besar sehingga lebih mudah melakukan pengecekan dan sterilisasi,” ajaknya.

Min Reskrim