Beli Motor Curian di Batam Ternyata Bisa Pesan. Begini Modusnya
Biasanya untuk membeli kendaraan sesuai keinginan pembeli rela untuk menunggu alias indent. Hal ini biasanya berlaku pada kendaraan baru. Namun tidak di Batam, untuk... Beli Motor Curian di Batam Ternyata Bisa Pesan. Begini Modusnya

Biasanya untuk membeli kendaraan sesuai keinginan pembeli rela untuk menunggu alias indent. Hal ini biasanya berlaku pada kendaraan baru.

Namun tidak di Batam, untuk mencari kendaraan bodong, pembeli juga bisa menunggu sesuai dengan keinginan. Hal itu terungkap dari pemeriksaan lanjutan kasus Curanmor yang ditangani oleh Polsek Lubuk Baja.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yunita Stevani, Rabu (7/11/2018) siang mengatakan, salah satu pelaku curanmor  atas nama Randika Andika Putra (22) yang diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja beberapa waktu lalu mengaku mencuri sepeda motor atas permintaan orang lain.

“Kita cari motor bodong sama pelaku ini bisa indent kalau stoknya tidak ada,” sebut Yunita menerangkan.

Sebelum Randika ditangkap, ada seseorang yang hendak memesan sepeda motor matic.

Menurut pemesan merek kendaraan tidak penting, yang jelas kendaraan tersebut matic dan dalam kondisi bagus.

“Jadi ada orang yang cari motor sama dia. Nanya motor bodong. Terus pelaku ini bilang belum ada. Nanti dicarikan dulu,” ujar Yunita menjelaskan hasil pemeriksaan tersangka.

Setelah mendapat tawaran tersebut, kemudian pelaku mulai mencari motor sesuai pesanan. Ia pergi ke kawasan Batam Centre dan akhirnya berhenti di parkiran Radio Hang FM.

Melihat kendaraan matic terparkir, ia langsung mendekati. Apalagi, kendaraan tersebut sesuai dengan permintaan orang yang memesan tadi.

Tanpa pikir panjang, Pelaku memasukan kunci T yang memang sudah ia siapkan. Pelan-pelan ia masukkan kunci T dan merusak stop kontak kendaraan.

Setelah berhasil, kendaraan tersebut dinyalakan dan pelaku membawa kabur kendaraan tersebut.

“Pelaku kita tangkap di kawasan Jodoh. Sejauh ini, kita masih terus dalami perkara ini. Apakah pelaku juga sering beraksi di kawasan lain,” tambah Yunita.

Maka dari itu, Yunita berharap masyarakat bisa lebih waspada lagi. Jika tidak ingin menjadi korban, buatlah kunci ganda di kendaraan anda. (*)

 

 

POLRESTA BARELANG