KAPOLRESTA BARELANG PERTEMUKAN TAXI KONVENSIONAL DENGAN TAXI BERBASIS APLIKASI ONLINE KAPOLRESTA BARELANG PERTEMUKAN TAXI KONVENSIONAL DENGAN TAXI BERBASIS APLIKASI ONLINE
Kapolresta Barelang memanggil kedua belah pihak taksi online dan pangkalan untuk melakukan mediasi dan menyamakan persepsi permasalah dalam angkutan penumpang di lantai tiga Gedung... KAPOLRESTA BARELANG PERTEMUKAN TAXI KONVENSIONAL DENGAN TAXI BERBASIS APLIKASI ONLINE

Kapolresta Barelang memanggil kedua belah pihak taksi online dan pangkalan untuk melakukan mediasi dan menyamakan persepsi permasalah dalam angkutan penumpang di lantai tiga Gedung Mapolresta Barelang, Minggu (20/1) sore. Mediasi yang juga dihadiri oleh wakapolresta barelang,  wadirlantas polda kepri, juga dihadiri pihak dinas perhubungan (Dishub) Batam dan seluruh pejabat utama Polresta Barelang beserta Kapolsek se-Kota Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Hengki, S.I.K., M.H. yang memediasi pertemuan tersebut menegaskan bahwa Dishub kota Batam dan Satlantas akan mengelar razia besar-besaran mulai hari ini terhadap taksi ilegal yang beroperasi.

“Batam merupakan tujuan wisata, malu kita jika terjadi seperti ini,” ujar Kapolresta.

Kombes Pol. Hengki,  S.I.K., M.H., juga menjelaskan, pemerintah seharusnya membuat suatu aturan, sehingga permasalahan taksi ini tidak berlarut-larut dan menganggu kondusivitas Kota Batam bagi wisatawan maupun dunia investasi yang akan masuk.

“Kami sebagai pihak keamanan hanya sebatas mengamankan,” ungkap Kapolresta.

Lanjut Kapolresta Barelang Kombes Pol.Hengki, S.I.K., M.H. untuk mengamankan permasalahan tersebut, pihak Polresta Barelang akan menindak tegas jika ada pemukulan kepada sopir taksi, baik itu konvensional maupun online.

“Jika ada taksi online yang mengambil penumpang di mal, laporkan dan catat plat nomornya. Jangan main hakim sendiri,” katanya.

Kombes Pol. Hengki,  S.I.K., M.H. menambahkan, untuk taksi pangkalan harus taat aturan, ketika mati KIR yang berwenang adalah Dishub, dan jika mati pajak pihak kepolisian akan melakukan proses penilangan.

“Sama halnya dengan taksi online, harus terdaftar dan tidak boleh melanggar peraturan,” ungkap Kapolresta.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Hengki,  S.I.K., M.H. berharap persoalan seperti ini tidak terus terjadi, dan tidak ada tindakan kekerasan apapun yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Sehingga, Kota Batam aman dari permasalahan angkutan umum.

“Jika nanti taksi online tidak memenuhi kententuan akan dilakukan penindakan. Begitupun taksi konvensional, jika ada plat hitam dan pajak mati akan langsung di tilang oleh Satlantas,” katanya.

Dari pertemuan mediasi yang telah dilaksanakan diperoleh hasil kesepakatan adalah polisi akan melaksanakan penegakan hukum bagi siapapun yang melakukan pengancaman, perusakan, intimidasi, dan penangkapan, baik itu kepada sopir taksi online, maupun taksi konvensional. Agar kedua belah pihak sepakat menahan diri dan menjaga  situasi kota batam tetap aman dan kondusif, serta mulai tanggal 21 Januari 2018 Dishub  Kota Batam dan Sat Lantas Polresta Barelang lakukan Razia terhadap Taxi Illegal di Kota Batam .

Pada tanggal 22 Januari 2019 akan dilakukan Rapat pertemuan kembali dengan mengundang secara secara menyeluruh (Dishub Provinsi, Dishub Kota Batam dan Perwakilan Taksi Pangkalan dan Konvensional) di ruang rapat lantai Polresta Barelang.

handoko pasaribu

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *