Kapolresta Barelang Press Release Pengungkapan Jaringan Kasus Curanmor Dihalaman Mapolsek Batuaji. Kapolresta Barelang Press Release Pengungkapan Jaringan Kasus Curanmor Dihalaman Mapolsek Batuaji.
Batuaji – Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K.,M.H. didampingi oleh Kapolsek Batuaji Kompol syafrudin Dalimunthe, S.H.,M.H.,M.BA., Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan,... Kapolresta Barelang Press Release Pengungkapan Jaringan Kasus Curanmor Dihalaman Mapolsek Batuaji.

Batuaji – Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K.,M.H. didampingi oleh Kapolsek Batuaji Kompol syafrudin Dalimunthe, S.H.,M.H.,M.BA., Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Thetio Nardiyanto, S.H., Panit 1 Reskrim Polsek Batuaji Ipda Fajar Bittikaka, S.Tr.K., menyampaikan press release pengungkapan jaringan kasus curanmor antar provinsi dari beberapa TKP diwilayah Kota Batam yang dilaksanakan dihalaman Mapolsek Batuaji Kel. Tanjung Uncang Kec. Batuaji Kota Batam, Senin (25/11/2019) sekitar pukul 10.55 wib.

Pengungkapan jaringan kasus curanmor tersebut adalah hasil kerjasama unit reskrim Polsek Batuaji yang didukung oleh Satuan Reskrim Polresta Barelang yang berawal dari informasi masyarakat bahwa ada 3 unit sepeda motor tanpa dilengkapi dengan surat kepemilikan yang akan diberangkatkan dari salah satu pelabuhan rakyat menuju pulau pulau diseputaran wilayah Kepri.

Kapolresta Barelang menyampaikan bahwa dari hasil penyelidikan telah diamankan 3 orang tersangka atasnama YP alias Jon (residivis curanmor) adalah tersangka pencurian, atasnama RZ alias Bujang adalah tersangka penadah dan atasnama MT alias Ariyadi adalah tersangka penadah. Kemudian berhasil menyita barang bukti sepeda motor hasil pencurian sebanyak 22 unit sepeda motor yang diambil dari 2 wilayah yakni dari Kec. Durai Kab. Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepri dan di Kec. Kateman Kab. Indragiri Hilir Provinsi Riau.

“sepeda motor tersebut dijual dengan harga bervariasi dari mulai harga 3 juta rupiah sampai dengan 7 juta rupiah kepada penadah dan dari penadah kepemakai dijual mulai dengan harga 8 juta rupiah sampai dengan 13 juta rupiah tergantung dari merk dan kondisi sepeda motornya” ungkap Kapolresta Barelang.

Kemudian beliau menambahkan bahwa pelaku pencurian melancarkan aksinya tergantung dari pesananan para penadah dan beliau berjanji akan memerintahkan jajarannya untuk mengembangkan lagi jaringan para pelaku tersebut untuk bisa kembali menangkap beberapa pelaku dan barang bukti yang sudah dijual kepada para pemakai dibeberapa pulau sekitar wilayah Kepri.

“kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati mengamankan kendaraannya dan berhati-hati dalam membeli sepeda motor yang patut diduga berasal dari hasil kejahatan” kata beliau.

“saya akan memberikan apresiasi kepada personil yang berprestasi mengungkap kasus ini sehinggamemberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Batam” tutur beliau.

Saat ditanyakan, pelaku pencurian YP mengaku telah berulang kali melancarkan aksi pencurian sepeda motor dibeberapa wilayah diantaranya diwilayah bengkong sebanyak 7 kali, diwilayah lubuk baja sebanyak 3 kali dan diwilyah batuampar sebanyak 1 kali dengan menggunakan kunci T yang ditempa sendiri.

Kemudian dari pengakuan tersangka penadah RZ bahwa telah membeli sebanyak 25 unit sepeda motor tanpa dilengkapi dokumen kepemilikan dari pelaku pencurian YP.

Kepada ketiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan maksimal hukuman 7 tahun pidana penjara dan Pasal 480 KUHP tentang pertolongan jahat/penadahan dengan maksimal hukuman 4 tahun pidana penjara.

Polsek Batu Aji