Kompol Firdaus: Jangan Biarkan Anak Keluyuran Larut Malam
Sat Samapta – Sat Samapta Polresta Barelang terus menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Seperti, giat Patroli Cipta Kondisi yang digelar bersama polsek-polsek jajaran... Kompol Firdaus: Jangan Biarkan Anak Keluyuran Larut Malam

Sat Samapta – Sat Samapta Polresta Barelang terus menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Seperti, giat Patroli Cipta Kondisi yang digelar bersama polsek-polsek jajaran Polresta Barelang.

Dalam operasi tersebut, polisi mampu menekan angka kriminal, pelanggaran lalu lintas hingga, kecelakaan. “Sesuai perintah pimpinan. Target operasi Cipta Kondisi ini adalah premanisme, balapan liar, senjata tajam, narkoba, miras, C3 (Curat, Curas dan Curanmor), orang-orang yang dicurigai dan tidak memiliki identitas,” kata Kasat Samapta Polresta Barelang, Kompol Firdaus, Senin (4/11/12).

Dalam operasi ini, polisi kerap menemukan remaja yang keluyuran hingga larut malam dan balapan liar. “Kita bubarkan termasuk penontonnya juga. Karena penonton itu penyemangat dari mereka yang melakukan balapan liar. Selain itu, mereka berkumpul untuk menonton balapan liar juga mengganggu pengguna jalan lainnya,” katanya lagi.

Polisi memeriksa kendaraan pengendara yang terjaring Operasi Cipta Komdisi

Untuk penindakan, Sat Samapta juga berkoordinasi dengan Sat Lantas Polresta Barelang. Kendaraan yang terjaring razia dan dokumennya tidak dibawa, akan ditilang. “Jika kedapatan bawa narkoba atau sajam juga akan kita proses secara hukum dan undang-undang yang berlaku di negara kita,” tegasnya.

Untuk anak-anak dibawah umur, polisi masih menggunakan upaya persuasif. Remaja yang terjaring operasi Cipta Kondisi, diberi pembinaan.

Sat Samapta juga kerap memberikan himbau-himbauan pada masyarakat.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Jadi kita menghimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak mereka pulang larut malam. Dan jangan biarkan mereka mengendarai kendaraan sendiri. Karena mereka belum cukup umur,” ajaknya.

Min Reskrim