Mengaku Kena Rampok, Ternyata Korban Dikeroyok Karena Pelaku Balas Dendam. Mengaku Kena Rampok, Ternyata Korban Dikeroyok Karena Pelaku Balas Dendam.
Unit Reskrim Polsek Sagulung berhasil mengamankan ketiga pelaku pengeroyokan terhadap korban Arfis (34) pada hari selasa (30/4/2019) dirumah masing-masing ketiga pelaku. ketiga pelaku pengeroyokan... Mengaku Kena Rampok, Ternyata Korban Dikeroyok Karena Pelaku Balas Dendam.
korban ARFIS yang mengaku menjadi korban pencurian dengan kekerasan namun faktanya adalah korban pengeroyokan.

Unit Reskrim Polsek Sagulung berhasil mengamankan ketiga pelaku pengeroyokan terhadap korban Arfis (34) pada hari selasa (30/4/2019) dirumah masing-masing ketiga pelaku.

ketiga pelaku pengeroyokan yakni INDRA LESMANA (21), DIRJA SUHENDRA (24) dan DANDI PERMANA (19) berhasil diamankan oleh unit Reskrim Polsek Sagulung dirumahnya masing-masing. ketiga pelaku pengeroyokan awalnya dilaporkan oleh korban kepada Polsek Sagulung sebagai korban pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada hari Sabtu (27/4/2019).

Namun setelah melakukan penyelidikan terhadap laporan yang diterima dan kemudian melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku ternyata kejadian yang sebenarnya yakni ARFIS hanya menjadi korban pengeroyokan bukan pencurian dengan kekerasan seperti yang Ia laporkan sebelumnya.

” Setelah Anggota Reskrim bersama Kanit Reskrim kami melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku dan dari hasil introgasi bahwa ketiga pelaku tidak ada melakukan pencurian dengan kekerasan seperti yang dilaporkan oleh korban, kejadian ini semua hanya aksi balas dendam dan hanya melakukan pengeroyokan terhadap korban” Jelas Kapolsek Sagulung.

Kapolsek Sagulung AKP.RIYANTO,S.H didampingi  Kanit Reskrim Polsek Sagulung IPTU SUPARDI menjelaskan kepada awak media bahwa  Pengeroyokan yang dilakukan oleh ketiga pelaku merupakan aksi balas dendam terhadap korban yang mana menurut keterangan pelaku bahwa korban terlebih dahulu melakukan penganiayaan terhadap adik dari salah satu pelaku pengeroyokan sehingga timbul aksi pengeroyokan terhadap korban.

” Tidak benar bahwa ada pencurian dengan kekerasan tersebut, tidak benar juga ketiga pelaku ada mengambil barang -barang korban. ketiga pelaku hanya melakukan pengeroyokan saja.” Jelas Kanit Reskrim Polsek Sagulung.

Dan setelah mendengar keterangan dari ketiga pelaku, korban ARFIS dan istrinya di panggil oleh pihak penyidik Polsek Sagulung guna mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya dan diakui oleh korban bahwa tidak benar adanya pencurian dengan kekerasan seperti yang dilaporkannya, ARFIS melaporkan kejadian Pencurian dengan kekerasan semata-semata untuk menutupi penganiayaan yang terlebih dahulu dilakukannya terhadap adik dari salahs atu pelaku pengeroyokan tersebut.

Kapolsek Sagulung menjelaskan bahwa ada sanksi yang tegas bagi pelapor yang melaporkan kejadian yang tidak sesuai dengan faktanya, ini merupakan lapor palsu dan terhadap pelaku akan tetap kita proses sesuai dengan tindak pidana yang dilakukannya.

Elisabeth Hutasoit

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *