Muazin Tembesi Lestari Sagulung Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
SAGULUNG – Masyarakat Tembesi Lestari digegerkan dengan temuan mayat di kamar mandi kos-kosan RT 03 RW 13 Kelurahan Tembesi, Sagulung. Korban diketahui bernama Achir... Muazin Tembesi Lestari Sagulung Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

SAGULUNG – Masyarakat Tembesi Lestari digegerkan dengan temuan mayat di kamar mandi kos-kosan RT 03 RW 13 Kelurahan Tembesi, Sagulung. Korban diketahui bernama Achir Santoso (47), muazin Masjid Al Mukmin, Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Rifi Hamdani Sitohang, S.Sos menyebut jika penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan seorang saksi, M Tafsitul Anam (48). Saksi sengaja mengunjungi kos-kosan korban. “Korban kesehariannya sebagai pengumandang adzan di mesjid. Tapi sejak Rabu (29/1/2020) siang, korban tidak terlihat sampai subuh tadi,” kata Rifi.

Saksi mendatangi kos-kosan korban bersama pemilik kos dan seorang saksi lainnya. Di sana, para saksi mendapati kos-kosan korban terkunci dari dalam. “Korban dipanggil-panggil tapi tidak menyahut,” katanya lagi.

Lantas, para saksi memutuskan untuk membuka paksa kamar kos-kosan korban. Di sana, mereka melihat kipas angin masih menyala. Para saksi mencari korban ke kamar mandi. “Korban ditemukan terbaring di kamar mandi dan sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Temuan mayat itu dilaporkan pada Polsek Sagulung. Rifi memimpin langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga melakukan olah TKP. Diduga, korban meninggal karena sakit dan terjatuh di kamar mandi.

“Menurut imam masjid dan warga sekitar, korban memang ada mengidap sakit stroke. Hal ini dipertegas oleh petugas identifikasi dengan ditemukannya berbagai obat-obatan di TKP, foto hasil rontgen dan, tongkat sebagai alat bantu berjalan korban,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang menyebut jika dokter Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) sudah melakukan visum pada jasad korban. “tidak ditemukan adanya tanda-tanda dan luka akibat kekerasan,” kata Andri.

Min Reskrim