Pelaku Pencurian Gembos Ban Ini Keok Setelah Peluru Bersarang di Kakinya

Batam – Seorang pelaku pencurian bermodus gembos ban berinisial Ds, berhasil dibekuk tim Opsnal Reskrim Polsek Sagulung bersama Tim Macan Polresta Barelang, Selasa (24/7/2018) siang.

Penangkapan tersebut, dilakukan di kawasan SPBU depan Baloi Kolam. Seperti film action, antara pelaku dengan petugas juga sempat terjadi kejar-kejaran.

Kejar- kejaran tersebut dilakukan dimulai dari dalam kawasan SPBU hingga ke persimpangan SMP Al-Azhar. Sebab, pelaku yang mengendarai sepeda motor mencoba kabur dengan cara melawan arus.

Tidak hanya kejar-kejaran, Macan Barelang yang dipimpin Ipda Muhammad Hazaquan bersama Opsnal POlsek Sagulung dipimpin Bripka Leon Chandra saat mencoba menyergap pelaku, juga beberapa kali memberikan tembakan peringatan agar ia berhenti.

Namun hal itu tidak diindahkan dan ia terus memacu sepeda motornya melawan arah mencoba menembus padatnya pengendara di persimpangan itu.

Namun upaya melarikan dirinya akhirnya bisa dilumpuhkan, setelah petugas menembak kaki dan pahanya. Pelaku juga mulai kehilangan kendali saat berkendara dan menabrak pengendara lain. Alhasil, ia jatuh dari sepeda motor setelah sampai di persimpangan SMP Al-Azhar.

Petugas yang mengejar tanpa kendaraan langsung mengamankan pelaku dan menyeretnya ke pinggir jalan. Dengan sigap, ia dinaikkan ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit, karena darah segar bercucuran dari kakinya akibat luka tembak.

Aksi tersebut, juga menjadi tontonan warga sekitar. Bahkan, warga juga ikut membantu mengatur lalu lintas sehingga petugas bisa langsung membawa pelaku untuk diamankan.

Dari informasi yang didapat, ia merupakan pelaku gembos ban di kawasan SP Plaza pada bulan Juli lalu bersama seorang rekannya berisinial D. D sendiri sudah lebih dulu dibekuk dan kemudian dikembangkan untuk menangkap Ds.

Saat ini, Ds sendiri sudah dibawa ke Mapolsek Sagulung untuk proses lebih lanjut. Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, mengatakan, pihaknya memback up Polsek Sagulung untuk melakukan penangkapan karena sudah menjadi atensi.

“Prosesnya dilakukan di Polsek Sagulung. Kita dari Polres membantu untuk melakukan penangkapan. Untuk perkembangan kasus bisa ditanya kesasa,” ungkap Andri.

Comments are closed.