Polsek Sagulung Bekuk 3 Begal. Kapolresta Barelang: 2 Tersangka Masih di Bawah Umur Polsek Sagulung Bekuk 3 Begal. Kapolresta Barelang: 2 Tersangka Masih di Bawah Umur
SAGULUNG – Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K., M.H menggelar konferensi pers ungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) atau begal yang berhasil diungkap... Polsek Sagulung Bekuk 3 Begal. Kapolresta Barelang: 2 Tersangka Masih di Bawah Umur

SAGULUNG – Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, S.I.K., M.H menggelar konferensi pers ungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) atau begal yang berhasil diungkap Polsek Sagulung. Empat orang berhasil diamankan. Yakni, tiga pelaku utama dan seorang penadah, Selasa (17/12/2019).

Tiga tersangka ini berinsial AP (18) dan dua orang lainnya merupakan anak di bawah umur dengan inisial AF (17) serta WS (16), seorang pelajar kelas X salah satu SMK negeri di Batam. Mereka membegal seorang pelajar dengan inisial YP (16) di Komplek Ruko Batavia, Sagulung pada Sabtu (30/11/2019) lalu.

Saat itu, korban baru pulang dari SP Plaza Sagulung. Diperjalanan, tersangka dipepet oleh para tersangka. “Tersangka ini berboncengan tiga dengan satu unit sepeda motor Yamaha Vega,” kata Kapolresta Barelang didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan dan Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto.

Korban dibawa ke Komplek Ruko Batavia, Sagulung. Di sana, korban dikeroyok. Tersangka juga merampas satu unit Hape Merek  Xiomi Redmi 5 Plus warna Gold milik korban. “Tersangka juga mengambil kunci sepeda motor korban agar korban tidak mengejar mereka,” katanya lagi.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka. Korban juga mengalami kerugian materi sekitar Rp3 juta. Kasus inipun dilaporkan orang tua korban ke Polsek Sagulung. “Barang hasil curian (hape korban) dijual pada penadah,” ujarnya.

Tiga begal dan 1 penadah.

Dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Rifi Hamdani Sitohang S.Sos, tiga tersangka dan satu penadah berhasil dibekuk pada Senin (16/12/2019) sore. Empat tersangka ditangkap di salah satu warnet yang terletak di Kavling Baru Kecamatan Sagulung. “Uang hasil barang curian itu digunakan untuk main warnet dan membeli minuman keras,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tiga tersangka utama dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Mereka terancam hukuman sembilan tahun penjara.

Sementara, RF dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. “Kita sangat menyangkan anak-anak di bawah umur sudah tersandung pidana seperti ini. Kita harap orang tua lebih mengawasi anak-anaknya,” pinta Prasetyo.

Min Reskrim