Saat asik merusak penutup Kotak Infaq, Pelaku berhasil diamankan warga

Rabu (28/08/19) sekira pukul 07.30 wib unit reskrim Polsek Sei Beduk mengamankan 1 (satu) orang pelaku percobaan pencurian di Mesjid At-Ta’wwabiin Simpang Dam Muka Kuning Kel. Muka Kuning Kec. Sungai Beduk Kota Batam terhadap barang berupa 1 ( satu ) Buah Kotak Infaq yang berisikan Uang Sebesar Rp. 19.500,-.

Pada hari Rabu  tgl 28 Agustus 2019 sekira pukul 07.00 wib Pada saat pelapor melihat terlapor sedang merusak penutup kotak infaq Masjid At-Ta’wwabiin yang berada didalam dekat pintu masuk Masjid dengan menggunakan obeng, Kemudian pelapor langsung menangkap terlapor, setelah terlapor ditangkap, terlapor langsung memberitahu kepada saksi Khairuddin Arsyad, dan menghubungi pihak Polsek Sei-Beduk, setelah itu terlapor dibawa oleh Pihak Kepolisian Polsek Sei Beduk dan pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sei-Beduk guna proses lebih lanjut

Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang diamankan yang telah melakukan percobaan pencurian Kotak Infaq di Mesjid At-Tawwabiin yang berada di Simpang Dam Muka Kuning, mendapat informasi tersebut Unit Opsnal bersama Unit Patroli Polsek Sei-Beduk segera meluncur ke TKP, setelah sampai di TKP anggota Polsek melihat memang benar ada diduga pelaku yang diamankan, selanjutnya diduga pelaku beserta barang bukti di bawa ke Polsek Sungai -Beduk guna pengusutan perkara lebih lanjut

“pelaku yang berhasil diamankan yakni FD (17) masih anak dibawah umur yang merupakan warga Simpang Dam” ujar Kapolsek Sei Beduk AKP JOKO PURNAWANTO, SH, MH.

Kanit Reskrim IPDA BUDI SANTOSA, SH mengatakan ” barang bukti yang disita yakni 1 ( satu ) Buah Kotak Infaq yang berisikan Uang Sebesar Rp. 19.500,- dan 1 ( satu ) buah obeng kecil warna Silver”

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (1) ke 5e Jo Pasal 53 K.U.H.Pidana, yang mana dalam perkara ini kerugian materi yang dialami oleh pihak korban dalam hal ini Pihak Masjid At-Tawwabiin hanya sebesar Rp.19.500,- ( Sembilan Belas Ribu Lima Ratus Rupiah ) sehingga berdasarkan peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No.2 Tahun 2012 tentang ” Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan jumlah denda dalam KUHP, merujuk pada ketentuan dalam Pasal 205 Ayat (1) KUHAP pemeriksaan dalam perkara TIPIRING sehingga perkara tersebut akan diperiksa dengan proses pemeriksaan cepat.



Comments are closed.