SATRESNARKOBA POLRESTA BARELANG SEBAGAI NARASUMBER PADA KEGIATAN BIMTEK ANTI NARKOBA YANG DISELENGGARAKAN OLEH BNN KOTA BATAM
BATAM – Gandeng Satresnarkoba Polresta Barelang, Badan Narkotika Nasional Kota Batam menyelenggarakan Bimtek tentang Anti  Narkoba dan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika bertempat di Kings Hotel... SATRESNARKOBA POLRESTA BARELANG SEBAGAI NARASUMBER PADA KEGIATAN BIMTEK ANTI NARKOBA YANG DISELENGGARAKAN OLEH BNN KOTA BATAM

BATAM – Gandeng Satresnarkoba Polresta Barelang, Badan Narkotika Nasional Kota Batam menyelenggarakan Bimtek tentang Anti  Narkoba dan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika bertempat di Kings Hotel Pelita Batam lantai 11 pada Selasa, (03/03/2020). 

Kegiatan yang diberi tema Aspek Hukum Dalam Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba dihadiri oleh para Guru dan para PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) se Kota Batam, serta Kasatresnarkoba Polresta Barelang Kompol. Abdul Rahman, SH, SIK, MH sebagai narasumber yang diwakili oleh Wakasatresnarkoba Iptu. Buhedi Sinaga, SH.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala BNN Kota Batam AKP. Tumpak .H Manuhuruk dan dilanjutkan dengan Kasatresnarkoba Polresta Barelang yang diwakilkan oleh Wakasatresnarkoba Iptu Buhedi Sinaga, SH menegaskan bahwa tema penyuluhan yang dipilih berkaitan dengan keluarga sehat dan cerdas tanpa narkotika, mengingat kita memiliki keluarga yang menjadi tanggung jawab kita, sehingga perlu perhatian dan waspada akan bahaya penyalahgunaan narkotika. Kesehatan dan kesejahteraan dalam keluarga yang terbebas dari narkoba akan berpengaruh pada optimalisasi dalam berkinerja. Untuk itu perlu adanya sosialisasi akan bahayanya pengaruh narkotika agar diketahui untuk kita waspadai. 

Iptu Buhedi Sinaga, SH menyimpulkan bahwa permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama

Dalam pemaparannya Buhedi menjelaskan bahwa saat ini Indonesia dalam keadaan darurat narkoba. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor geografis yang terbuka yaitu Indonesia khususnya Batam adalah daerah kepulauan sehingga memudahkan narkoba untuk masuk dan menyebar di seluruh wilayah Indonesia (Batam), faktor demografis yang sangat besar yaitu jumlah penduduk yang besar menjadi pasar potensial peredaran gelap narkoba.

Sebagai penutup, Buhedi menyampaikan kesimpulannya bahwa permasalahan narkotika adalah tanggung jawab bersama karena bahaya penyalahgunaan narkotika yang berujung pada penghancuran negara, menyebabkan lost generation, dan memperpendek usia manusia, oleh karenanya kita adalah garda depan dalam penyelamat bangsa dan negara untuk bersama-sama aktif melibatkan diri dalam menangani masalah narkoba yang bisa diawali melalui pengawasan dan penyuluhan terhadap  keluarga kita masing-masing.

Upaya preventif jauh lebih efektif daripada penindakan, dan diharapkan dengan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkotika akan menjadi benteng terhadap pengaruh yang semakin gencar mengancam untuk seseorang terlibat maupun pengguna narkotika. 

Sebagai sesi terakhir adalah sesi tanya jawab. Tampak para peserta begitu antusias mengajukan pertanyaan karena keingintahuan yang begitu besar akan dampak bahaya dari penyalahgunaan narkotika. (t3k|urmintu)

Sat Narkoba Polresta Barelang

Black Mamba Satresnarkoba Polresta Barelang Polda Kepri, Narcotic Police, Strike Fast & Strike Hard