SATRESNARKOBA POLRESTA BARELANG UNGKAP TANGKAPAN KASUS NARKOTIKA JENIS SABU

Unitreskrim Polsek Batu Ampar yang dipimpin oleh IPTU ABID UAIS AL-QARNI AZIZ, S.T.K. (Kanitreskrim) pada hari Kamis tanggl 21 November 2019 telah berhasil menggagalkan masuknya barang haram narkotika jenis sabu dari luar Batam seberat 250 gram yang di bawa oleh TSK inisial BA als AKIM di Pelabuhan Tanjung Sengkuang Batu Ampar. Dan pada hari hari Rabu tanggal 27 November 2019  Satresnarkoba Polresta Barelang berhasil membekuk TSK inisial S di Pulau Ngenang Belakang Padang Nongsa dengan barang bukti seberat 3140 gram sabu.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Kapolresta Barelang AKBP PRASETYO RACHMAT PURBOYO, S.I.K., M.H. yang di dampingi oleh Kasatresnarkoba Polresta Barelang AKP ABDUL RAHMAN, S.I.K., M.H. dan Kapolsek Batu Ampar AKP. REZA MORANDI TARIGAN, S.I.K. pada Press Release di Pendopo Satresnarkoba, Rabu 4 Desember 2019 pukul 16.15 Wib bahwa ini semua berkat peran masyarakat yang turut serta membantu Polri khususnya Polresta Barelang beserta jajaran dengan memberikan informasi sehingga kami (Polresta Barelang) berhasil mengungkapkan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kota Batam. Pada kesempatan yang sama Kapolresta juga menyampaikan tentang penemuan narkotika jenis sabu seberat 983 gram di Pos Lantas 902 Nagoya yang di temukan di dalam jok motor Honda Beat warna hitam pada hari Selasa tanggal 3 Desember 2019, orang nomor satu di Polresta Barelang ini mengatakan bahwa personel Satlantas yang betugas pada saat itu BRIPDA REDY memberhentikan pengendara motor yang tidak menggunakan helm untuk memeriksa surat-surat namun TSK (yang saat ini masih dalam lidik) melarikan diri ketika REDY mengambil blanko tilang ke dalam Pos.

Perwira dengan dua bunga di pundaknya tersebut juga mengatakan bahwa masyarakat Batam khususnya Polresta Barelang dan jajaran telah berhasil menyelamatkan anak bangsa dengan pengungkapan dan penemuan sabu 4.373 gram ini, 250 gram bisa menyelamatkan 750 s/d 1000 jiwa manusia (asumsi 1 gram di komsumsi 1 s/d 4 orang), 3.140 gram bisa menyelamatkan 9.420 s/d 12.500 jiwa manusia (asumsi 1 gram di komsumsi 1 s/d 4 orang) dan 983 gram bisa menyelamatkan 2.949 s/d 3.932 jiwa manusia (asumsi 1 gram di komsumsi 1 s/d 4 orang).

Comments are closed.