Siswi SMP 16 Kali Dirudapaksa Tiga Pria Bersaudara, Hasil Visum Bikin Polisi Tepuk Jidat

Siswi SMP di Kota Batam menjadi korban rudapaksa tiga orang pelaku. Bahkan pencabulan tersebut terjadi hingga 16 kali. Tiga Pelaku berinisial EK, EI dan YP. Ketiga pelaku ternyata masih mempunyai hubungan saudara.

Saat ini, mereka sudah ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Galang, Polresta Barelang. Kapolsek Galang AKP Herman Kelly Senin (22/3/2021) mengatakan, ketiga pelaku ditangkap disejumlah tempat yang berbeda.

Namun untuk melakukan pencabulan tersebut ternyata TKP nya sama, yaitu disalah satu rumah pelaku.

“Awalnya ada laporan dari orang tuanya, kemudian laporan itu kita tindak lanjuti dan akhirnya kita menangkap tiga pelaku,” sebut Kelly menerangkan.

Cerita ini ketahuannya ketika seorang anak kecil melihat korban dan pelaku masuk kedalam kamar. Mereka merokok di dalam kamar, anak kecil tersebut memberitahu kepada ibu korban kalau anaknya berada didalam rumah salah satu pelaku dan dia tidak diperbolehkan masuk. Disana korban ditanyai oleh orang tuanya. Apakah dia merokok dalam rumah tersebut.

Ternyata benar, selain merokok ternyata meraka melakukan hubungan badan. Dari sana pelaku juga mengaku sudah ditiduri oleh tiga pria yang berbeda. Mereka juga melakukan akasi yang sama dalam kamar tersebut.

“Awalnya itu, korban ini diancam oleh salah seorang pelaku. Dari Chat tersebut dikatakan kalau pelaku ini punya foto mesum korban dengan orang lain,” sebut Kelly.

Jika korban ingin selamat, dia juga meminta jatah yang sama. Yaitu menemani dia tidur. Karena ketakutan, korban akhirnya menyetujui permintaan pelaku. Bahkan pelaku pertama ini sampai ketagihan dan melakukannya sampai lima kali.

Selain itu ada temannya yang lain juga melakukan aksi yang sama. Dengan alasan mempunyai Foto telanjang korban dengan seorang pria, akhirnya korban ini diminta untuk tidur berdua.

Begitu juga untuk pelaku ketiga.

“Jadi dari tiga pelaku ini, mereka sudah melakukan pencabulan selama 16 kali oleh satu pelajar SMP ini,” sebutnya.

Akibat perbuatan tiga pelaku ini, mereka dikenakan UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman Pidana Maksimal 15 tahun. Dari hasil visum alat vital korban, diketahui kalau selaput darah korban sudah robek dan memar.

Hal itu terjadi karena korban sering dihajar oleh ketiga pria yang terus mengancamannya tersebut.  “Kita kemarin minta divisum, hasil visum korbannya bikin saya sedih. Karena korban masih usia sekolah,” sebutnya.







Comments are closed.