Terduga Pelaku Teror Hipnotis Tinggalkan Sepeda Motor. Polisi; Kita Sudah Dapatkan Identitas Pemilik Sepeda Motor

SEI BEDUK – Masyarakat Mangsang Kecamatan Sei Beduk dihebohkan dengan kehadiran seorang pria diduga pelaku hipnotis yang viral beberapa hari belakangan ini. Pria yang identitasnya belum diketahui itu awalnya duduk di atas sepeda motor Honda Beat warna putih kombinasi merah BP 2797 GB di depan Kantor Lurah Mangsang, Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 9.15 WIB.

Ciri-cirinya mirip dengan pelaku hipnotis yang meresahkan masyarakat Sei Beduk. Yakni, berbadan kurus, tinggi sekitar 170 cm. Hidung mancung, kulit agak hitam, muka berjerawat, memakai gelang dan Kalung Rantai.

Seorang warga memberanikan diri untuk menghampiri pria tersebut. Dia menanyakan maksud dan tujuan terduga pelaku datang ke tempat tersebut. Terduga pelaku menyebut ingin mencari kos-kosan untuk keponakannya yang dari Tanjung Pinang.

Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Budi Santoso, SH memperlihatkan sepeda motor milik terduga pelaku hipnotis

Warga semakin curiga karena modusnya sama dengan pelaku hipnotis yang beberapa waktu lalu meresahkan warga. Terduga pelaku semakin ketakutan saat warga lainnya mulai berdatangan.

Pria itu berusaha melarikan diri dengan menyalakan sepeda motornya. Namun warga menahan laju kendaraan tersebut sehingga terduga pelaku terjatuh. Pelaku tetap kabur dan meninggalkan sepeda motornya.

Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Sei Beduk, AKP Daniel Ganjar  Kristianto, S.Sos. SIK, melalui Kanit Reskrimnya, Ipda Budi Santoso, SH. Budi menyebut jika warga sempat mengejar terduga pelaku. “Pria itu berhasil melarikan diri,” kata Budi.

Warga menyerahkan sepeda motor dengan nomor rangka 4H1JFP116FK663745, nomor mesin  JFP1E666767 milik terduga pelaku Polsek Sei Beduk. Berdasarkan keterangan warga dan barang bukti yang ada, polisi melakukan penyelidikan. “Kita sudah tahu identitas pemilik kendaraan tersebut,” ujarnya.

Polisi menghimbau pada masyarakat untuk tetap waspada akan kehadiran orang baru di lingkungan tempat tinggalnya. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan pada pihak berwajib. “Kita mohon do’anya agar peristiwa yang meresahkan ini cepat terungkap,” tutur Budi.

Comments are closed.